Gambar

News Casting Competition Tingkat Nasional di Ummusshabri Memasuki Babak Final

Kendari, (Humas Ummusshabri)---Salah satu lomba tingkat nasional dalam rangka memeriahkan HUT ke 49 Pesantren Ummusshabri, Perkemahan Raya dan Ummusshabri Expo tahun 2022 adalah News Casting Competition yang diperuntukkan bagi siswa tingkat SMA/MA/SMK.

Kompetisi yang telah memasuki babak final ini dinilai oleh juri yang profesional dan ahli di bidangnya, yang merupakan presenter dan pembawa berita dibeberapa media televisi terkenal di Indonesia, diantaranya;

1. Fandi Hasib (News Anchor INews TV)

2. Pratiwi Kusumastuti (News Anchor Indosiar TV)

3. Nisrina Hamid,S.P., M.P (News Anchor TVRI Sultra)

Koordinator National Event  Irman Samiruddin, S.Pd., M.Pd.I  menuturkan bahwa News Casting Competition dilaksanakan secara online dengan sistem 2 babak, yaitu babak penyisihan dan babak final. Pada babak penyisihan yang dilaksanakan pada 6 Januari 2022 diikuti oleh 32 peserta dari beberapa sekolah di Indonesia, dan setelah dilakukan penilaian oleh dewan juri maka ditetapkan 10 nominator yang masuk ke babak final, diantaranya;

  1. Apria Donel Ingdri, utusan dari SMA Negeri 1 Payakumbuh - Sumatera Barat 
  2. Victory Kamilio Hadi, utusan SMA Negeri 8 Yogyakarta 
  3. Devi Dahlia, utusan SMA Negeri Pekalongan - Jawa Tengah
  4. Sherly Lutfhi Matondang, utusan SMA Negeri 1 Kisaran - Sumetra Utara
  5. Dela Claudya Asa, utusan MA Negeri Alor - Nusa Tenggara Timur
  6. Rismayana, utusan SMA Negeri Bintan - Kepulauan Riau
  7. Febriana Ika Setyawati, utusan SMK Negeri 2 Semarang - Jawa Tengah
  8. Raissa Aadillah Lazmi, utusan MA Negeri Alor - Nusa Tenggara Timur
  9. Habibie Fauzan H, utusan MA Negeri 2 Samarinda - Kalimantan Timur
  10. Sandya Azzahra, utusan SMA Negeri 2 Jombang - Jawa Timur

Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari Dr. Supriyanto, MA  mengapresiasi final news casting ini, “selamat kepada peserta yang dinyatakan masuk dalam 10 nominator finalis, yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, ada yang berasal dari wilayah Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera dan juga Kalimantan, ini bukan persoalan keterwakilan masing-masing wilayah akan tetapi ini memang sebuah kompetisi secara sehat, sehingga bagi peserta yang dinyatakan masuk dalam babak final ini merupakan yang terbaik hasil penilaian para dewan juri yang profesional dan memiliki kapasitas di bidangnya, “jelasnya.

Saya berharap agar news casting competition dalam rangka Ummusshabri expo ini tetap menjadi program tahunan yang  berkesinambungan, karena kompetisi ini memberikan kemampuan dan mengasah literasi anak-anak kita khususnya pada oral traditions dan bukan literal traditions, dan saya berharap agar kompetensi oral traditions anak-anak kita ini juga memberikan dampak pada kompetensi lainnya.

“Siapapun nantinya ditetapkan sebagai yang terbaik diantara yang baik, maka itulah hasil dari sebuah proses panjang, pengamatan dan penilaian para dewan juri dan ini juga merupakan konsekwensi dari sebuah kompetisi. Akan tetapi terlepas dari itu, bagi anak-anak yang dinyatakan masuk 10 nominator ini adalah calon generasi hebat yang 10-15 tahun ke depan akan menjadi subyek perubahan zaman yang serba digital bukan menjadi obyek dari perubahan zaman, “tutupnya. (MA)